Bagaimana Niat Puasa Ramadan 2022

Puasa Semakin Dekat, Bagaimana Niat Puasa Ramadan 2022 dan Kapan Dimulai?

Niat Puasa Ramadan 2022 – Berapa hari tambahan puasa Ramadhan pada tahun 2022? Pemerintah belum bisa mengambil keputusan tegas kapan Ramadhan 1443 H akan dimulai. Kementerian Agama (Kemenag) telah mengkonfirmasi bahwa sidang isbat akan berlangsung pada 1 April 2022.

“Pada Jumat, 1 April 2022 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1443 Hijriah, Kementerian Agama akan menyelenggarakan Sidang Isbat Hibrida Awal Ramadhan 1443 Hijriah,” demikian bunyi pernyataan Kemenag yang dikutip dari laman resmi Kemenag. situs resminya, Rabu (16/3/2022).

Sedangkan hitungan mundur awal Ramadhan 1443 H bisa berdasarkan perhitungan kalender Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Mereka merilis Kalender Islam Global 1443 H sebagai kalender digital.

Baca Juga : Rekomendasi Terbaik 5 Aplikasi Cek Jadwal Puasa Ramadhan 2022, Ikhlas Berpuasa!

Menurut kalender, hari pertama Ramadhan 1443 H dalam kalender Hijriah akan jatuh pada Sabtu, 2 April 2022. Jika dihitung mundur dari sekarang, puasa Ramadhan 2022 akan dimulai dalam 17 hari, menurut proyeksi mesin pencari Google.

Kemudian, pada Minggu, 1 Mei 2022, akan terjadi 30 Ramadhan 1443 H atau hari terakhir puasa, disusul dengan Idul Fitri pada 2-3 Mei 2022. Perkiraan konversi kalender ini didasarkan pada Kriteria Kongres Turki. , yang diselesaikan pada tahun 2016.

Bulan puasa Ramadhan 2022 akan dimulai dalam waktu kurang dari sebulan. Akan bermanfaat bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri dengan mengingat bacaan tujuan puasa Ramadhan berikut ini.

Niat Puasa Ramadhan 2022

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Baca artikel detikedu, “Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan 2022? Simak Prediksi dan Niatnya” selengkapnya https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5986322/berapa-hari-lagi-puasa-ramadan-2022-simak-prediksi-dan-niatnya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Bacaan latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla.

🔴 TRENDING:  Aplikasi Resep Masakan Android, Belajar Masak di Rumah Aja

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta’ala.”

Niat puasa Ramadhan harus dibaca sebelum memasuki waktu shalat Subuh, menurut Syekh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri dalam Kitab Minhajul Muslim. Sementara itu, waktu yang direncanakan bisa dimulai pada malam hari.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Artinya: “Barangsiapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya.” (HR Ad-Daru Quthni dan Al- Baihaqi).

Baca juga niat puasa Ramadhan setiap hari selama sebulan. Ulama Imam An Nawawi menegaskan hal ini dalam Kitab Al Majmu’.

“Wajib niat untuk tiap-tiap hari, baik Ramadhan atau lainnya. Tidak ada perbedaan pendapat dalam mazhab kami. Bila seseorang berniat di awal malam Ramadhan untuk puasa sebulan penuh, niatnya tidak sah kecuali hanya untuk niat malam pertama saja.” kata dia.

Dalam Fiqh Empat Madzhab Volume 2, Syekh Abdurrahman Al-Juzairi mengklaim bahwa ketika seseorang makan sahur, niatnya sudah terwakili.

Deskripsi buku itu menyatakan, “Kecuali orang itu makan sesuatu saat fajar, tujuannya bukan untuk berpuasa.”

Inilah perbedaan antara puasa Ramadhan yang wajib dan puasa sunnah yang wajib.

Leave a Reply

Your email address will not be published.